TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id – Dinas Kesehatan ( Dinkes) Kabupaten Tulungagung melalui Puskesmas Campurdarat, menggelar kegiatan Safari Keluarga Berencana (KB) upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup mayarakat.
Kegiatan ini berfokus pada pemberian pelayanan KB gratis bagi masyarakat sekitar selasa (19/5/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bidang KB Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Tulungagung Dr. Nindra Harfidiyawati, Kepala Puskesmas Campurdarat drg. Niken Moerwani Yudiarti beserta jajarannya, kader kesehatan setempat serta puluhan warga yang hadir.

Kepala Puskesmas Campurdarat drg. Niken Moerwani Yudiarti, menegaskan bahwa Safari KB ini bukan sekadar program rutin, melainkan langkah strategis untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga.
”Dengan perencanaan keluarga yang matang, kita tidak hanya mengatur jarak kelahiran, tetapi juga memastikan kesejahteraan ekonomi dan kecukupan gizi anak-anak kita terpenuhi,” ujarnya.
Pihak Bidang KB DP3AKB dr. Nindra Harfidiyawti yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme warga. Dalam sambutannya, perwakilan Bidang KB menyampaikan bahwa kehadiran pelayanan jemput bola seperti ini sangat efektif untuk meningkatkan capaian Aseptor Baru maupun Aseptor Aktif, khususnya untuk Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti Implan dan IUD.
Antusiasme Masyarakat Tinggi
Sejak pagi hari, puluhan warga tampak memadati area pelayanan Puskesmas Campurdarat, Berbagai layanan kontrasepsi disediakan secara gratis, mulai dari pemasangan dan pencabutan Implan, Pelayanan IUD (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim), Suntik KB, Pil, dan Kondom, Konseling kesehatan reproduksi.
Selain mendapatkan pelayanan medis, para peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pola asuh 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai benteng utama pencegahan stunting di tingkat keluarga.
Melalui sinergi yang kuat antara Puskesmas dan Bidang KB, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya program KB terus meningkat, demi terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan bebas stunting.
(Suhari Othek)



