TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung mengusung misi besar dalam meningkatkan kesadaran deteksi dini penyakit, pentinya kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Dr. Desi Lusiana Wardhani,S.KM.,M.Kes menargetkan sebanyak 46% masyarakat Tulungagung untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala
Momentum HUT PPNI Ke- 52, tahun ini harus menjadi titik balik bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi fisik mereka sebelum jatuh sakit,” ungkapnya.
Target 46% ini menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari usia produktif hingga lansia.
”Kami ingin memastikan bahwa akses kesehatan tidak hanya saat masyarakat sakit, tetapi justru diperkuat pada sisi preventif. Melalui kolaborasi dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) kita dorong hampir separuh warga Tulungagung untuk mau memeriksakan diri,” ujar Kadinkes Tulungagung Desi Lusiana Wardani saat di konfirmasi media Bangjo.co.id, sabtu (9/5/2026).
Rangkaian Kegiatan Pemeriksaan Gratis
Untuk mencapai target tersebut, Dinkes bersama PPNI Tulungagung menyelenggarakan serangkaian kegiatan di berbagai titik strategis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, mengantisipasi risiko hipertensi, cek gula darah dan kolesterol.
lebih lanjut Desi mengatakan, perawat sebagai garda terdepan memiliki peran vital dalam melakukan edukasi dan screening kesehatan hingga ke tingkat Desa melalui posyandu.
”Peringatan HUT PPNI ke-52 ini adalah momentum bagi perawat untuk lebih dekat dengan rakyat. Target 46% adalah tantangan yang akan kita jawab dengan kerja nyata di lapangan, diharapkan angka harapan hidup di Kabupaten Tulungagung terus meningkat dan beban pembiayaan kesehatan akibat penyakit kronis dapat ditekan melalui pencegahan sejak dini,” pungkasnya.
(Suhari Othek)



