TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52 tahun 2026, bertempat di GOR Lembu Peteng Tulungagung.
Dalam momentum tersebut, Pemkab Tulungagung menekankan pentingnya peran perawat sebagai garda terdepan dalam transformasi layanan kesehatan masyarakat.
Acara dihadiri Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Bahrudin,S.M.,MM beserta Istri, Sekda Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi, S. Sos, Ketua DPRD Tulungagung Marsono, S. Sos, Ketua DPDPPNI, Ketua PPNI Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Dr. Desi Lusiana Wardhani,S.KM.,M. Kes, serta seluruh Anggota perwat Rumah Sakit RSUD, Puskesmas hingga klinik swasta yang hadir.
Dalam sambutannya Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Bahrudin,S,M,. M.M menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi para perawat selama ini. Ia berharap, di usia yang ke-52 tahun ini, PPNI semakin solid dalam meningkatkan kompetensi anggotanya.
”Kami berharap kualitas pelayanan kesehatan di Tulungagung terus ditingkatkan. Perawat adalah wajah pelayanan kita, maka keramahan, profesionalisme, dan kecepatan penanganan harus menjadi prioritas utama,” ujar Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Bahrudin pada sabtu (9/5/2026).

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI ) Kabupaten Tulungagung, Kukuh Heru Subagyo,S. Kep,Ns, M.Kep, melalui ketua panitia pelaksana Patoni,skep,ners mengatakan,” bahwa kekuatan organisasi profesi ini di wilayah Tulungagung sangat signifikan. Saat ini, tercatat puluhan ribu tenaga kesehatan telah terintegrasi dalam sistem manajemen organisasi.
Total ada 30.000 perawat yang sudah masuk ke dalam manajemen Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tulungagung.
Peran: Tersebar di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas, Rumah Sakit RSUD, hingga klinik swasta.
”Kami memastikan seluruh anggota berada di bawah naungan manajemen yang terorganisir untuk menjamin legalitas dan profesionalisme mereka dalam bekerja,” tegas Patoni.
Lebih lanjut, Patoni memaparkan visi dan misi besar DPDPPNI ke depan. Organisasi ini tidak hanya sekadar menjadi wadah profesi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dan pelindung bagi anggotanya.
Memastikan kehadiran perawat dirasakan manfaatnya secara langsung melalui aksi sosial dan edukasi kesehatan, membangun hubungan harmonis dengan organisasi pemerintahan untuk mendukung program-program kesehatan daerah.
Kesejahteraan Anggota menjadi prioritas internal agar para perawat dapat bekerja secara maksimal dengan jaminan kesejahteraan yang layak, kami berkomitmen penuh untuk menyejahterakan anggota kami agar kualitas hidup mereka sebanding dengan pengabdian yang diberikan,” pungkasnya.
Acara peringatan HUT ke-52 ini ditutup dengan simbolis pelepasan balon udara dan komitmen bersama untuk mewujudkan “Tulungagung Sehat” melalui penguatan peran perawat Nasional.
(Suhari Othek)



