TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur, mengamankan 16 orang, termasuk Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi jumlah pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.
“Salah satunya adalah Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (10/4/2026) malam.
Meski jumlah yang terjaring cukup besar, KPK masih menutup rapat detail perkara. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat para pihak, termasuk nilai uang yang diamankan maupun peran masing-masing individu.
Budi hanya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyelidikan tertutup yang dilakukan tim penindakan KPK di wilayah Jawa Timur.
Suasana malam di Mapolres Tulungagung tampak menegangkan menyusul lanjutan pemeriksaan pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Tulungagung terlihat berdatangan ke lokasi, namun enggan memberikan keterangan kepada awak media.
Dari pantauan di lapangan, beberapa pejabat eselon datang dengan langkah cepat dan cenderung menghindari sorotan wartawan yang telah menunggu sejak malam. Saat ditanya terkait kehadiran mereka maupun keberadaan Bupati Gatut Sunu Wibowo, para pejabat tersebut memilih irit bicara.
“Maaf, nanti saja,” ucap salah satu kepala Dinas singkat sembari bergegas masuk ke ruang pemeriksaan tanpa penjelasan lebih lanjut.
Minimnya keterangan dari para pejabat ini semakin menimbulkan tanda tanya terkait kasus yang tengah ditangani tim penyidik KPK. Hingga kini belum ada kejelasan apakah mereka hadir sebagai saksi atau termasuk dalam 16 orang yang sebelumnya diamankan, sebagaimana disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Sementara itu, pengamanan di area Mapolres Tulungagung terlihat diperketat. Petugas membatasi akses masuk, khususnya menuju ruang penyidikan, hanya bagi pihak-pihak yang berkepentingan.
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi bahwa Bupati Tulungagung turut terjaring dalam operasi senyap yang dilakukan pada Jumat (10/4). Informasi tersebut langsung mengguncang jajaran birokrasi di lingkungan Pemkab Tulungagung, terlebih tim KPK disebut masih terus melakukan pengembangan kasus di lapangan.
(Suhari Othek).


