TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id – Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., secara resmi memberangkatkan kontingen atlet pelajar Kabupaten Tulungagung untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
Sebanyak 152 atlet disiapkan untuk berkompetisi dan memperjuangkan prestasi demi mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Acara pelepasan pada selasa (3/11/2026) di Pedopo Kongas Arum Kusumaning Bongso dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Ketua KONI Kabupaten Tulungagung beserta jajaran pengurus, Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, para pelatih, ofisial, serta tamu undangan lainnya.
Keikutsertaan kontingen ini merupakan wujud komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dalam memperkuat pembinaan olahraga pelajar, meningkatkan kualitas atlet, sekaligus mengukur hasil pembinaan yang selama ini telah berjalan.

Plt. Kepala Dispora Kabupaten Tulungagung, Farid Abadi, S.T., M.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa pengiriman kontingen ini adalah bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi atlet terbaik untuk berkompetisi di level provinsi.
Menurutnya, ajang ini tidak hanya berorientasi pada perolehan medali semata, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persatuan, persahabatan, dan sportivitas antarpelajar.
Adapun dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada surat resmi dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur. Rangkaian pertandingan POPDA XV Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober hingga 5 November 2026 di Surabaya serta 4–11 November 2026 di Kabupaten Ngawi.
Sementara itu, ajang PEPARPEDA III akan dihelat pada 7–10 November 2026 di Madiun dan Magetan.
Berdasarkan data Dispora, kontingen Tulungagung berkekuatan total 152 atlet, yang didukung oleh 26 pelatih, 24 ofisial, 3 fisioterapis, serta 8 panitia pendamping.
Dalam ajang POPDA XV 2026, kontingen Tulungagung mengikuti 20 cabang olahraga (cabor), yang meliputi
Atletik, bulu tangkis, karate, menembak, dan MMA, panahan, panjat tebing, pentathlon, pencak silat, dan renang.
Selam, senam, sepak bola, taekwondo, dan tenis lapangan.
Tenis meja, tinju, bola voli indoor, woodball, serta muay thai.
Sedangkan dalam ajang PEPARPEDA III 2026, kontingen Tulungagung berpartisipasi pada 2 cabang olahraga, yakni para-atletik dan para-renang. Dengan demikian, total terdapat 22 cabang olahraga yang diikuti oleh para atlet pelajar Tulungagung.
Pesan Tegas Plt. Bupati, Junjung Tinggi Sportivitas dan Jaga Nama Baik Daerah
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dispora, Dinas Pendidikan, para pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen hingga siap bertanding.
Ia menegaskan kepada para atlet bahwa keberangkatan mereka ke Surabaya, Ngawi, Madiun, dan Magetan bukanlah untuk berekreasi atau sekadar bersenang-senang, melainkan memikul tanggung jawab besar.
”Ini bukan untuk berekreasi atau sekadar bersenang-senang. Kalian berangkat untuk berjuang demi nama baik Kabupaten Tulungagung. Saya berharap seluruh atlet memiliki semangat dan tekad kuat untuk meraih prestasi,” tegas Ahmad Baharudin.
Ia juga mengingatkan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan putra-putri pilihan yang telah melalui proses seleksi ketat.
Oleh karena itu, kesempatan emas tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan menunjukkan kemampuan optimal di setiap pertandingan.
Selain mengejar prestasi berupa medali, Ahmad menekankan pentingnya menjaga etika, perilaku, dan sikap santun selama berada di arena kompetisi. Atlet Tulungagung dituntut untuk tidak hanya unggul secara fisik dan teknik, tetapi juga berakhlak mulia saat berinteraksi dengan kontingen dari daerah lain.
”Jaga nama baik Kabupaten Tulungagung. Tunjukkan bahwa atlet Tulungagung tidak hanya mampu berprestasi, tetapi juga santun dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan atlet dari daerah lain,” pesannya.
Menutup arahannya, Ahmad Baharudin berpesan agar para atlet senantiasa menjaga kesehatan, kedisiplinan, ketertiban, serta kekompakan tim. Kesiapan fisik dan mental dinilai menjadi kunci utama agar atlet dapat tampil maksimal, serta mematuhi seluruh instruksi pelatih demi menghindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun tim.
Melalui keikutsertaan di POPDA XV dan PEPARPEDA III Tahun 2026 ini, Pemkab Tulungagung optimis sistem pembinaan olahraga pelajar akan semakin kuat, sekaligus mampu melahirkan bibit-bibit atlet unggul yang siap mengharumkan nama daerah di kancah regional maupun nasional.
(Suhari Othek)



