TULUNGAGUNG, Bangjo.co.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Kamis (1/10/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), mahasiswa, pelajar, hingga anggota Pramuka. Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Dalam amanatnya, Plt. Bupati Tulungagung menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda rutinitas tahunan, melainkan momentum krusial untuk mengingat pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan utama pembangunan daerah.
“Pancasila adalah kekuatan yang mempersatukan kita. Di tengah keberagaman masyarakat, kita harus terus menjaga persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan. Semangat inilah yang harus menjadi fondasi dalam membangun Tulungagung,” tegas Ahmad Baharudin.
Ia menambahkan, semangat persatuan tersebut harus terwujud secara nyata dalam arah kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada capaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin hasil-hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pembangunan Tulungagung harus kita arahkan agar semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita ingin pembangunan berjalan dengan semangat keadilan, pemerataan, dan keberpihakan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, sinergi seluruh elemen menjadi sangat penting,” ujarnya.
Ahmad Baharudin juga mengimbau agar perbedaan sosial di tengah masyarakat tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan menjadi modal dasar untuk saling melengkapi dalam memajukan daerah.
“Cita-cita kita adalah Tulungagung yang semakin maju, aman, guyub, dan sejahtera. Untuk mewujudkannya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, serta seluruh elemen yang ada di Tulungagung,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kehidupan sosial yang rukun, kepedulian antarwarga, serta budaya gotong royong yang terus dirawat.
Mengakhiri sambutannya, Plt. Bupati berharap agar nilai-nilai luhur Pancasila tidak berhenti sekadar sebagai seremonial di lapangan upacara, melainkan diimplementasikan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelayanan publik, lingkungan pendidikan, dunia kerja, maupun kegiatan kemasyarakatan.
“Mari kita jadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dalam keseharian. Dari Tulungagung, kita kuatkan persatuan, gotong royong, dan kepedulian. Dengan kebersamaan, kita optimistis dapat mewujudkan Tulungagung yang semakin maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.
(Suhari Othek)

