TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id – Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, S.M., M.M., mengajak warga masyarakat untuk memperkuat sinergi menjaga kondusivitas wilayah melalui gerakan “Jogo Tulungagung, Jogo Kedungwaru”.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan koordinasi yang digelar di Cemoro Barong Desa Tapan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mempererat koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen kepemudaan guna memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga hingga tingkat desa.
Camat Kedungwaru, Eko Hery Susanto, S.STP., M.Si., dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai unsur penting di wilayah Kecamatan Kedungwaru.
Di antaranya meliputi Kepala Desa se-Kecamatan Kedungwaru, ketua BPD, ketua LPM, kepala dusun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta anggota Satlinmas.

Selain itu, keterlibatan enam perguruan pencak silat menjadi salah satu sorotan penting dalam acara ini. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan, merajut kerukunan, serta menjaga situasi wilayah agar tetap aman dan kondusif secara bersama-sama.
Menurut Eko, sinergi antar elemen masyarakat sangat krusial agar upaya menjaga keamanan tidak hanya bertumpu pada aparat penegak hukum semata, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif seluruh warga.
Tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, kegiatan di Cemoro Barong ini juga diisi dengan penyediaan layanan langsung bagi masyarakat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung turut hadir memberikan pelayanan administrasi kependudukan serta pelayanan sosial di lokasi kegiatan.
Eko menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulungagung. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang koordinasi lintas sektor, tetapi juga secara nyata mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui gerakan “Jogo Tulungagung, Jogo Kedungwaru “, Pemerintah berharap kebersamaan dan kekompakan antara aparat, pemerintah desa, perguruan pencak silat, dan masyarakat semakin solid.
Dengan sinergi yang kuat ini, keamanan dan ketertiban lingkungan diharapkan terus terjaga sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman, nyaman dan kondusip.
(Suhari Othek)



