TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menghadiri gelaran Jatim Fest 2026 di Exhibition Hall Grand City Surabaya pada Jumat (2/10/2026).
Kehadiran tersebut menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk mempromosikan berbagai produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif ke tingkat provinsi.
Pameran tahunan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini berlangsung selama lima hari, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026.
Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengusung tema “Pesta Belanja, Hiburan & Rekreasi Rakyat Jawa Timur”, ajang berskala regional ini menyajikan pameran komprehensif mulai dari pelayanan publik, kuliner, hiburan, hingga promosi potensi daerah yang dapat diakses oleh masyarakat umum secara gratis.
Dalam ajang ini, Kabupaten Tulungagung memboyong sederet produk lokal berkualitas tinggi. Komoditas yang dipamerkan mencakup hasil olahan peternakan, karya wastra dan kriya, hingga aneka produk kuliner khas daerah.
Ahmad Baharudin menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Tulungagung di Jatim Fest 2026 merupakan langkah nyata untuk membuka jejaring pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal.
“Delegasi Kabupaten Tulungagung mempromosikan sektor ekonomi kreatif andalannya,” ujar Ahmad Baharudin di sela-sela kegiatan.
Salah satu produk unggulan yang mencuri perhatian di stan Tulungagung adalah susu pasteurisasi dari Kampung Susu Dinasty. Produk ini menjadi bukti konkret keberhasilan program hilirisasi sektor peternakan yang tengah gencar dikembangkan di wilayah Tulungagung.
Selain sektor pangan dan peternakan, stan Tulungagung juga memamerkan kekayaan budaya dan kerajinan tangan. Di antaranya kain batik khas Tulungagung, tenun ikat, serta aneka kriya bermutu tinggi.
“Di antaranya olahan peternakan berupa susu pasteurisasi berkualitas dari Kampung Susu Dinasty Tulungagung, kain batik khas Tulungagung, tenun ikat, serta produk kerajinan tangan bermutu ekspor,” ungkapnya.
Sektor kuliner turut melengkapi etalase promosi Tulungagung melalui ragam camilan kering dan makanan olahan kemasan lokal yang siap bersaing di pasar modern.
Ahmad Baharudin berharap partisipasi dalam Jatim Fest 2026 ini tidak hanya sekadar menjadi sarana pameran, tetapi juga mampu memicu pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka peluang kerja sama bisnis baru bagi para pelaku UMKM Tulungagung di tingkat Jawa Timur maupun nasional.
(Suhari Othek)


