Scroll Untuk Lanjut Membaca

JOMBANG, Bangjo.co.id– Bupati Jombang Warsubi mendorong generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian melalui kegiatan Tobacco Agropreneur Day. Agenda ini mempertemukan pemerintah, petani, asosiasi, pelaku usaha, dan industri untuk membahas masa depan tembakau sekaligus memperkuat regenerasi petani.

Warsubi menegaskan, pertanian tidak hanya membutuhkan peningkatan produksi, tetapi juga kualitas, inovasi, teknologi, dan pemasaran digital. Pemerintah Kabupaten Jombang terus memberikan dukungan berupa bantuan sarana produksi, alat kerja, pelatihan, serta pendampingan bagi petani.

 

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mengembangkan usaha tembakau dari hulu hingga hilir, mulai dari budidaya, pengolahan, hingga pemasaran. Dengan pemanfaatan teknologi, komoditas pertanian diharapkan memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.

“Produksi yang tinggi harus diikuti dengan kualitas yang baik. Kerja sama antara petani, asosiasi, pelaku usaha, dan industri harus terus diperkuat agar semua pihak mendapatkan manfaat,” pesan Bupati Warsubi,Rabu ( 21/10/2026).

Selain membahas tembakau, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembagian hadiah bagi pemenang kontes durian dan Beans 2026 Wonosalam Cupping Test serta pengumuman 10 besar Petani Muda. Hal ini menunjukkan bahwa Jombang memiliki beragam komoditas unggulan, mulai dari tembakau, durian, hingga kopi.

Pemkab Jombang berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menarik minat generasi muda menjadi petani modern yang tangguh dan inovatif.

Tembakau Jombang maju, generasi muda tumbuh, petani semakin sejahtera!