TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, melakukan peninjauan langsung terhadap progres proyek penataan jalan dan trotoar di sejumlah titik strategis perkotaan.
Kunjungan lapangan ini mencakup Jalan Teuku Umar, Jalan Ngemplak, serta kawasan Cuwiri di Kecamatan Karangrejo.
Dalam peninjauan tersebut, Ahmad Baharudin memberikan perhatian khusus pada pembenahan saluran air (drainase) dan penataan jaringan kabel.
Langkah ini diambil guna mewujudkan kawasan perkotaan Tulungagung yang lebih rapi, tertib, dan nyaman bagi masyarakat, rabu (14/10/2026).
Ia menjelaskan bahwa kapasitas drainase di kawasan tersebut akan ditingkatkan secara signifikan. Saluran air yang lama, dengan lebar sekitar 60 sentimeter, akan diganti dengan saluran baru yang memiliki lebar 1 meter untuk mengoptimalkan aliran air.
Selain drainase, proyek ini juga merancang infrastruktur khusus berupa jalur utilitas bawah tanah untuk kabel, Upaya ini dilakukan agar jaringan kabel, khususnya kabel internet tidak lagi terlihat semrawut di atas jalan.

Sementara itu, untuk kabel jaringan listrik milik PLN, Plt Bupati menyebutkan bahwa penanganannya masih memerlukan koordinasi lebih lanjut dan penanganan khusus. “Prioritasnya kawasan perkotaan terlebih dahulu,” tegasnya saat melakukan peninjauan.
Proyek penataan infrastruktur perkotaan ini dibiayai melalui anggaran senilai sekitar Rp2,568 miliar dan ditargetkan rampung pada 28 Desember 2026 mendatang.
Tidak hanya fokus pada saluran dan kabel, penataan ini juga mencakup aspek penghijauan.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung berencana menanam pohon di sepanjang trotoar dengan pengaturan posisi yang cermat, sehingga pertumbuhan akar pohon nantinya tidak merusak konstruksi saluran air yang sedang dibangun.
Melalui proyek komprehensif ini, kawasan perkotaan Tulungagung diharapkan tidak hanya tampil lebih estetis dan nyaman bagi pejalan kaki, tetapi juga memiliki sistem drainase yang tangguh serta jaringan utilitas yang tertata dengan baik.
(Suhari Othek)


