TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tulungagung terus tancap gas mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk naik kelas. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah dengan menggelar Seminar Ekspor-Impor guna membekali para pengusaha daerah agar siap bersaing dan menembus pasar internasional.
Ketua Kadin Tulungagung, Rifgi Firmansyah, menyampaikan bahwa seminar ini dirancang secara komprehensif agar para pelaku usaha dapat memahami seluruh alur dan proses ekspor,” ungkap Rifgi saat di temui usai kegiatan seminar Ekspor – Impor, selasa (28/7/2026).
Pemahaman tersebut mencakup regulasi kepabeanan, penyusunan dokumen ekspor, hingga penyusunan strategi pemasaran agar produk lokal diterima dengan baik di pasar global.
Rifgi menekankan bahwa penguasaan prosedur ekspor sangat krusial bagi para pengusaha. Hal ini bertujuan agar pelaku usaha tidak menghadapi kendala administrasi maupun potensi pembengkakan biaya tambahan saat mengirimkan barang ke luar negeri.
Selain pembekalan materi, agenda ini juga menjadi wadah strategis untuk memperluas jaringan bisnis (networking) antara pelaku UMKM, eksportir, perusahaan logistik, hingga praktisi kepabeanan.
Tidak hanya mengupas aspek teknis dan legalitas ekspor, para peserta seminar juga dibekali materi seputar peningkatan kualitas produk, pengembangan desain kemasan (packaging), serta pemanfaatan teknologi dan mesin produksi modern.
Langkah ini dinilai penting agar kapasitas dan standar produk lokal mampu memenuhi kualifikasi ketat pasar internasional, inisiatif Kadin Tulungagung ini mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Acara seminar ekspor- impor digelar siang bertempat kantor Kadin Kabupaten Tulungagung lantai 2, dihadiri Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudi, Dinas terkait serta tamu undangan yang hsitmenyambut baik langkah cepat Kadin yang dinilai sangat efektif dalam memperkuat daya saing UMKM lokal di tengah sengitnya persaingan ekonomi global.
(Suhari Othek)



