Scroll Untuk Lanjut Membaca

TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Boyolangu menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Acara yang mengusung tema “Pangan Berkualitas, Harga Terjangkau, Petani Sejahtera, Masyarakat Bahagia” ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 19 hingga 20 Agustus 2026, bertempat di halaman Kantor Kecamatan Boyolangu, rabu (19/8/2026).

​Sejak hari pertama dibuka, antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Masyarakat dari berbagai desa di wilayah Boyolangu, seperti Desa Kendalbulur dan Sanggrahan, hingga warga dari kecamatan lain berbondong-bondong datang untuk berbelanja kebutuhan pokok.

​Camat Boyolangu, Yusuf Riadi, S.Sos., menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud nyata pelaksanaan program pemerintah dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

​”Gerakan pangan ini adalah program Pemerintah yang harus kita laksanakan untuk membantu warga masyarakat di Kecamatan Boyolangu. Harganya jauh lebih murah dan terjangkau dibandingkan harga di toko. Alhamdulillah, warga sangat antusias dan berbondong-bondong belanja ke sini,” ujar Yusuf Riadi.

​Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Boyolangu sekaligus Koordinator Acara, Mujito Santoso, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan komoditas bahan pangan pokok, tetapi juga merangkul pelaku usaha lokal dan fasilitas kesehatan.

​Di lokasi kegiatan, panitia menyediakan berbagai barang kebutuhan pokok seperti beras SPHP, telur, dan gula. Selain itu, dipasarkan pula hasil pertanian segar berupa tomat, cabai (lombok), dan bawang merah (brambang), beragam produk UMKM lokal, hingga kerajinan rumah tangga seperti keset dan sapu.

​Menariknya, kegiatan ini juga digandengkan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Puskesmas Boyolangu.

​”Selain pangan murah, kami menghadirkan pelayanan cek kesehatan gratis dari Puskesmas Boyolangu. Jadi, masyarakat tidak hanya bisa membeli kebutuhan pangan berkualitas dengan harga miring, tetapi juga bisa langsung memeriksakan kesehatannya,” tutur Mujito.

​Melalui kegiatan ini, pihak kecamatan berharap dapat menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan kesejahteraan para petani dan pelaku UMKM lokal, serta mewujudkan masyarakat Boyolangu yang lebih sehat, sejahtera, dan bahagia.

 

(Suhari Othek)