JOMBANG ,Bangjo.co.id – Seorang pria paruh baya bernama Faisol Sardi, warga Jangkungan, Sukolilo, Surabaya, ditemukan meninggal dunia saat berada di sebuah villa di kawasan Kampung City, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Minggu (13/9/2026).
Informasi yang dihimpun, Faisol datang ke wilayah Wonosalam untuk melihat lokasi tanah yang rencananya akan ditawarkan kepada calon pembeli. Korban diketahui berprofesi sebagai mediator atau perantara jual beli tanah.
Sebelum kejadian, Faisol bersama seorang rekannya yang juga berprofesi sebagai perantara jual beli tanah dan merupakan warga Wonosalam, sempat melihat lokasi tanah tersebut. Setelah selesai, Faisol diduga mengalami kelelahan dan berniat menyewa villa untuk beristirahat.
Korban diketahui datang bersama seorang perempuan bernama Kasihani, warga Mlancu, Kabupaten Kediri. Kepada awak media, Kasihani mengaku telah mengenal korban sejak duduk di bangku SMP.
“Saya teman Faisol sejak SMP. Sebelum ke Wonosalam, saya sempat dijemput di Mlancu,” ujar Kasihani.
Sekitar pukul 01.00 WIB, Faisol bersama Kasihani kemudian masuk ke dalam villa untuk beristirahat. Namun, sekitar 15 menit kemudian, Kasihani keluar dan menemui penjaga villa.
Kasihani memberitahukan kepada penjaga bahwa Faisol dalam kondisi pingsan setelah mencuci muka di kamar mandi.
Mendapat informasi tersebut, penjaga villa kemudian menghubungi RT setempat serta teman korban yang berada di wilayah Wonosalam untuk melaporkan kejadian tersebut.
Pihak villa dan warga selanjutnya berupaya mendapatkan pertolongan medis dengan menghubungi puskesmas terdekat. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan, Faisol dinyatakan telah meninggal dunia.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek setempat dan diteruskan ke Polres Jombang. Tim identifikasi dan forensik selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.
Dari pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas diperkirakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Jenazah Faisol kemudian dibawa ke RSUD Jombang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Sementara itu, Kasihani yang saat kejadian berada bersama korban dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan terkait kronologi kejadian.
Hingga jenazah korban dibawa ke RSUD Jombang, pihak keluarga Faisol disebut masih belum dapat dihubungi oleh petugas maupun pihak terkait. Hal tersebut lantaran telepon seluler milik korban dalam kondisi terkunci sehingga petugas perlu melakukan upaya lain untuk menemukan dan menghubungi pihak keluarga.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti meninggalnya Faisol Sardi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.


