Scroll Untuk Lanjut Membaca

JOMBANG, Bangjo.co.id – Sebanyak 4,78 ton sampah diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang setelah kegiatan Jombang Bersholawat bersama Gus Iqdam di Alun-Alun Jombang, Selasa (13/10/2026). Pembersihan dilakukan hingga Rabu pagi (14/10/2026) untuk mengembalikan kebersihan kawasan yang dipadati pengunjung dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang ke-116.

Untuk menangani sampah pascakegiatan tersebut, DLH Jombang mengerahkan 50 personel gabungan dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Sampah dan Kebersihan serta Satgas Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Petugas bekerja secara bertahap sejak acara berakhir pada Selasa malam, berlanjut hingga dini hari, kemudian dilanjutkan kembali pada Rabu pagi.

Sebanyak 4.780 kilogram sampah dikumpulkan dan diangkut menggunakan armada yang disiapkan DLH. Dukungan operasional meliputi lima unit dump truck dan tiga unit kendaraan roda tiga untuk mempercepat proses pengangkutan dari area kegiatan menuju tempat penanganan sampah.

DLH juga menyiapkan sarana penampungan sampah selama kegiatan berlangsung. Fasilitas tersebut terdiri atas lima unit tong sampah wheel bin dan 10 unit dustbin yang ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memudahkan pengunjung membuang sampah.

Pembersihan tidak hanya berfokus pada pengangkutan sampah, tetapi juga pada pemulihan kondisi Alun-Alun Jombang sebagai ruang publik. Kebersihan kawasan, keasrian ruang terbuka hijau, serta kondisi fasilitas umum menjadi bagian dari perhatian petugas setelah area tersebut digunakan untuk kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Kegiatan berskala besar seperti Jombang Bersholawat menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan kebersihan. Banyaknya pengunjung berpotensi meningkatkan volume sampah dalam waktu singkat sehingga diperlukan kesiapan personel, armada, dan fasilitas penampungan yang memadai.

Di sisi lain, upaya petugas menjaga kebersihan ruang publik membutuhkan dukungan masyarakat. DLH Kabupaten Jombang mengimbau pengunjung agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta turut menjaga tanaman dan fasilitas umum.

Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi penumpukan sampah sekaligus meringankan pekerjaan petugas di lapangan. Kesadaran bersama juga menjadi bagian penting agar kawasan publik tetap nyaman digunakan, baik selama kegiatan berlangsung maupun setelah pengunjung meninggalkan lokasi.

Melalui penanganan pascakegiatan ini, DLH Kabupaten Jombang berupaya memastikan Alun-Alun Jombang kembali bersih dan terawat. Upaya tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara petugas dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat kegiatan yang melibatkan banyak pengunjung digelar.