TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id – Puncak kekesalan warga terhadap infrastruktur yang rusak parah akhirnya meledak. Warga masyarakat Rt 03 Rw 04 Dusun Tanjungsari Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menggelar aksi protes spontan dengan menanam sejumlah pohon pisang di tengah jalan yang berlubang, Minggu (7/6/2026).
Aksi unik sekaligus menyedihkan ini, terpaksa dilakukan karena jalan berlubang rusak parah selama hampir enam tahun tanpa ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah Daerah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi sepanjang jalan Tanjung di Dusun Tanjungsari memang sangat memprihatinkan.
Lubang-lubang menganga dengan kedalaman bervariasi tersebar di sepanjang jalan. Saat musim hujan, lubang tersebut berubah menjadi kubangan air yang menyerupai kubangan kerbau, sedangkan saat musim kemarau, jalanan memicu debu tebal yang mengganggu pernapasan warga.
Keluh kesah warga masyarakat setempat, penanaman pohon pisang ini merupakan puncak dari rasa frustrasi masyarakat yang merasa di anak tirikan.
”Sudah enam tahun kami sabar menunggu. Setiap tahun katanya mau diperbaiki, tapi sampai sekarang zonk. Jalan ini akses utama warga untuk ekonomi, anak sekolah, dan aktivitas sehari-hari tidak nyaman, ya sekalian saja kami tanami pisang,” ujar perwakilan warga dengan nada geram.
Melalui aksi ini, warga lingkungan Rt 03 Rw 04 berharap agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung segera turun ke lapangan dan mengambil tindakan nyata.
” Kami berharap kepada Bapak Plt. Bupati Tulungagung H.Ahmad Baharudin, dan jajaran Dinas PUPR Tulungagung, agar diperhatikan penderitaan rakyat di tingkat Desa,” pungkas warga.
(Suhari Othek)



