“ Surabaya, di tahun empat lima.. Kami berjuang, kami berjuang.. Bertaruh nyawa..”

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sepenggal lirik lagu berjudul “Surabaya” ini menggambarkan perjuangan arek-arek Suroboyo memperjuangkan kemerdekaan pada tahun 1945. Predikat “Kota Pahlawan” juga tersemat pada kota metropolitan di Jawa Timur itu. Kalau kamu berkunjung ke kota ini, kamu akan semakin memahami mengapa  Surabaya memang pantas mendapat predikat “Kota Pahlawan”.

Ada banyak jejak peninggalan sejarah di  Kota Surabaya. Bahkan, sejumlah monumen dan  patung memang dibangun untuk mengenang sejarah di kota ini. Kalau kamu bosan jalan-jalan di mall, cobalah meluangkan waktu sejenak untuk menelusuri  patung dan monumen tersebut.

Bangjo sudah merangkum sejumlah monumen dan patung terkenal yang wajib kamu singgahi ketika berada di  Surabaya. Yuk, simak informasi selengkapnya!

1. Patung Sura dan Baya

*

Hampir sebagian besar orang tahu bahwa Surabaya memiliki lambang ikan sura (hiu) dan ikan baya (buaya). Lambang ini diambil dari cerita tentang perkelahian ikan hiu dan buaya yang memperebutkan wilayah kekuasaan. Di  Surabaya sendiri lambang tersebut diabadikan dalam sebuah patung yang terletak di depan Kebun Binatang Surabaya.

Keberadaan Patung Sura dan Baya yang cukup strategis ini membuat banyak wisatawan menyempatkan diri untuk berfoto di sini. Tak heran jika di waktu apapun  Patung Sura dan Baya ini selalu ramai dipenuhi pengunjung.

Alamat: Jl. Diponegoro No. 1-B, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Jam Operasional: 24 jam
2. Patung Soekarno-Hatta (Monumen Tugu Pahlawan)

*

 Monumen Tugu Pahlawan menjadi landmark  Kota Surabaya Surabaya. Untuk mengukuhkan predikatnya sebagai “Kota Pahlawan”, dibangunlah monumen ini sekaligus untuk mengenang Pertempuran 10 November 1945, hari di mana arek-arek Suroboyo bersatu melawan sekutu yang ingin menjajah Indonesia lagi.

Di dalam monumen ini juga terdapat  Patung Soekarno-Hatta yang nampak sedang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Patung ini juga salah satu patung terkenal di Surabaya yang menarik perhatian wisatawan. Apalagi di sekitar patung dan monumen ini juga terdapat museum yang bisa kamu kunjungi, lho.

Alamat: Jl. Bubutan, Alun-alun Contong, Kec. Bubutan,  Surabaya
Telepon: (031) 3571100
Jam Operasional: Senin-Jumat pukul 08:00-16:00 & Sabtu-Minggu pukul 08:00-15:00
3. Monumen Jalesveva Jayamahe

*

Berada dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak,  Monumen Jalesveva Jayamahe ini dibangun sebagai bentuk dedikasi terhadap Tentara Nasional indonesia (TNI) Angkatan Laut. Monumen ini sendiri berupa  patung perwira menengah Angkatan Laut Republik Indonesia yang mengenakan pakaian dinas upacara dan sedang berdiri menatap ke arah laut.

 Patung sang perwira ini memiliki ketinggian 30 meter, sedangkan jika digabung dengan gedung beton di bawahnya, maka total ketinggiannya sekitar 60,6 meter. Tak hanya berfungsi sebagai penopang  patung saja, gedung beton juga beroperasi sebagai museum yang memperkenalkan seputar sejarah Angkatan Laut Indonesia.

Alamat: Armada Timur Ujung, Kec. Semampir,  Surabaya
Telepon: (031) 3201519
Jam Operasional: Senin-Jumat pukul 07:00-15:00
4. Patung Karapan Sapi

*

Kalau kamu melintas di Jalan Basuki Rahmat, maka kamu akan menjumpai sebuah patung berbentuk orang yang sedang melakukan karapan sapi dalam ukuran besar. Ya,  Patung Karapan Sapi ini memang merupakan ikon budaya Jawa Timur. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa  patung ini dibangun sebagai bukti bahwa masyarakat  Surabaya dan Madura bisa hidup berdampingan.

Sayangnya, letaknya yang berada di tengah jalan besar membuat orang-orang kesulitan untuk mengambil foto  patung ini. Jika ingin mengambil fotonya, kamu harus mengambilnya dari trotoar di seberang jalan, lalu tunggu saat lalu lintas kendaraan tidak terlalu ramai agar tidak ada kendaraan yang menutupi fotomu.

Alamat: Jl. Basuki Rahmat No. 122, Embong Kaliasin, Kec. Genteng,  Surabaya
Jam Operasional: 24 jam
5. Monumen Gubernur Suryo

*

Arek-arek Suroboyo yang terbiasa nongkrong di kawasan Taman Apsari pasti sudah familiar dengan patung yang satu ini. Monumen Gubernur Suryo ini dibangun untuk mengenang Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo atau yang akrab disapa Gubernur Suryo. Beliau adalah pahlawan nasional Indonesia sekaligus gubernur pertama di Jawa Timur.

Monumen Gubernur Suryo ini sangat asyik untuk dikunjungi. Pasalnya, di sekitarnya ada sebuah taman yang biasa menjadi tempat kongkow anak-anak muda  Surabaya. Selain itu, banyak juga penjual makanan kaki lima yang memang mangkal di sekitar monumen ini.

Alamat: Jl. Gubernur Suryo, Embong Kaliasin, Kec. Genteng,  Surabaya
Jam Operasional: 24 jam
6. Monumen Wira Surya Agung

Satu lagi monumen yang dibangun sebagai wujud peringatan terhadap perjuangan masyarakat Surabaya saat melawan penjajah, yakni Monumen Wira Surya Agung. Monumen ini sejatinya sudah terlihat sangat cantik berkat adanya lampu warna-warni yang menghiasinya, tetapi keberadaannya masih sering terabaikan ketika kita melintas di depannya.

Berbeda dengan Monumen Gubernur Suryo yang selalu ramai pengunjung, Monumen Wira Surya Agung cenderung lebih sepi. Di sekitar monumen terdapat taman yang cukup terawat. Seringkali hanya terlihat beberapa orang saja yang bersantai di taman sekitar monumen ini.

Alamat: Jl. Raya Darmo (seberang Polsek Wonokromo), Darmo, Kec. Wonokromo,  Surabaya
Jam Operasional: 24 jam
7.Monumen Ronggolawe

Nama “Monumen Ronggolawe” mungkin masih terdengar asing di telingamu, tetapi jika menyebut nama “Taman Ronggolawe” sebagian besar masyarakat  Surabaya pasti mengetahui taman di dekat Terminal Joyoboyo ini.

Jika kamu menyusuri masuk ke dalam taman, di sana ada Tugu Kuda atau yang disebut dengan nama Monumen Ronggolawe. Di sekitar monumen terdapat taman sampai dengan tempat bermain futsal. Taman yang berada di dekat  patung berbentuk kuda ini memang asyik banget dipakai untuk bersantai.

Alamat: Jl. Joyoboyo, Sawunggaling, Kec. Wonokromo, Surabaya
Jam Operasional: 24 jam
8. Monumen Jenderal Sudirman

*

Jenderal Sudirman adalah salah satu pahlawan nasional yang sangat populer. Dedikasi beliau sebagai pahlawan banyak diabadikan sebagai nama jalan sampai dengan monumen. Di  Surabaya, ada Monumen Jenderal Sudirman yang merupakan  patung dengan rupa figur beliau.

 Patung ini berdiri tegap di depan kantor walikota  Surabaya. Berbeda dengan Monumen Guberbur Suryo yang berada di dekat taman, Monumen Jenderal Sudirman ini berada di tengah jalan protokol sehingga mungkin kamu akan sedikit kesulitan mengambil gambar jelas dari patung ini.

Alamat: Jl. Yos Sudarso No.7, RT.001/RW.06, Ketabang, Kec. Genteng, Surabaya
Jam Operasional: 24 jam
9. Monumen Bambu Runcing

*

Berada di jantung  Kota Surabaya, Monumen Bambu Runcing merupakan salah satu ikon bagi Surabaya. Bambu runcing mengingatkan kita pada perjuangan rakyat Indonesia yang menghadapi penjajah hanya dengan bermodalkan senjata dari bambu runcing.

Kalau kamu berasal dari luar  Kota Surabaya Surabaya, sempatkan diri untuk mampir di monumen yang sangat legendaris ini. Kamu akan melihat Monumen Bambu Runcing berdiri dikelilingi air mancur dan tangan bunga yang sangat terawat.

Alamat: Jl. Panglima Sudirman, Embong Kaliasin, Kec. Genteng,  Surabaya
Jam Operasional: 24 jam
10. Patung Dewi Kwan Im (Klenteng Sanggar Agung)

*

 Patung Dewi Kwan Im memang bukan merupakan patung yang dibangun untuk mengenang sejarah kemerdekaan. Akan tetapi, patung dewi kepercayaan Umat Buddha ini sudah menjadi jujugan wajib bagi wisatawan dalam dan luar  Kota Surabaya. Siapapun pasti terpesona ketika melihat Patung Dewi Kwan Im setinggi 20 meter yang berdiri di tepi pantai ini.

Lokasi  Patung Dewi Kwan Im sendiri berada di Gerbang Samudra Sanggar Agung. Patung ini tidak berdiri sendiri melainkan diapit oleh Long Nu dan Sancai, 4 Maharaja Langit, dan sepasang naga. Kalau kamu mampir kemari, jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto dengan background  patung megah ini.

Catat dan kunjungi  patung maupun monumen terkenal di  Surabaya ini, ya. Hampir sebagian besar tempat di atas tidak memungut biaya karcis masuk kok. Kunjungi juga artikel museum di Surabaya ini jika kamu ingin melakukan wisata sejarah.