Scroll Untuk Lanjut Membaca

PASURUAN, Bangjo.co.id — Madrasah Aliyah (MA) As Sholchah kembali menggelar ajang bergengsi dalam rangka memberikan apresiasi kepada santriwati teladan melalui Pemilihan Sayyidah As Sholchah ke-20 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026, tersebut digelar di aula pondok pesantren dan dihadiri oleh seluruh santriwati, guru, serta staf MA As Sholchah.

Kegiatan Pemilihan Sayyidah As Sholchah merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap semester. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah untuk memberikan apresiasi kepada santriwati terbaik sekaligus memotivasi seluruh santriwati agar terus meningkatkan kualitas kepribadian, prestasi, jiwa nasionalisme, dan religiusitas.

Hal tersebut sejalan dengan visi MA As Sholchah dalam mewujudkan generasi yang BERSINAR, yaitu Berakhlaqul Karimah, Berprestasi, Nasionalis, dan Religius.

Santriwati yang terpilih sebagai Sayyidah As Sholchah diharapkan mampu menjadi duta uswatun hasanah atau teladan bagi seluruh warga madrasah. Untuk menjadi nominator, terdapat sejumlah kualifikasi yang harus dipenuhi, antara lain:

1. Tidak pernah melakukan pelanggaran tata tertib madrasah.

2. Memiliki minimal 10 poin kebaikan.

3. Memiliki prestasi akademik dengan masuk dalam 10 besar peringkat kelas.

4. Memiliki kecakapan bilingual, public speaking, dan pengetahuan umum yang memadai.

5. Memiliki kecakapan membaca Al-Qur’an serta hafalan minimal Juz 30.

6. Memiliki bakat tertentu yang istimewa.

7. Memiliki elektabilitas atau tingkat keterpilihan yang baik dari warga madrasah.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat dari delapan nominator, terpilihlah Balqis Nur Aulia Imronsyah, santriwati kelas XII-1, sebagai Sayyidah As Sholchah ke-20 Tahun 2026.

Balqis berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam setiap tahapan eliminasi. Selain unggul dalam hafalan Al-Qur’an, ia juga memiliki kemampuan public speaking dan bilingual yang sangat baik. Keunggulan tersebut semakin diperkuat dengan perolehan suara dari audiens yang mencapai 127 suara.

Sementara itu, tiga finalis lainnya memperoleh suara, yakni Rikza Shamita sebanyak 30 suara, A’thi Rizkiani sebanyak 32 suara, dan Siti Abira sebanyak 9 suara.

Atas pencapaian tersebut, Balqis Nur Aulia Imronsyah berhak menerima trofi, mahkota, piagam penghargaan, serta beasiswa pendidikan dari madrasah.

Prestasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Balqis, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh santriwati MA As Sholchah untuk terus berprestasi, berakhlak mulia, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.

Selamat kepada ananda Balqis Nur Aulia Imronsyah. Semoga senantiasa menjadi uswatun hasanah dan teladan bagi kita semua.

MA As Sholchah, Madrasah Juara!

Sayyidah As Sholchah semakin “BERSINAR”: Berakhlaqul Karimah, Berprestasi, Nasionalis, dan Religius.