TULUNGAGUNG,Bangjo.co.id — Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M., secara resmi membuka lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Tingkat Kabupaten yang digelar di GOR Lembu Peteng, pada jum’at (4/9/2026) malam.
Pembukaan berlangsung megah dan khitmad perhelatan keagamaan tahunan ini diikuti oleh 470 peserta dari 19 kecamatan Se-Kabupaten Tulungagung.
Acara kegiatan dihadiri jajaran Forkopimda Tulungagung, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Kemenag beserta jajaran, pimpinan instansi vertikal, Ketua dan pengurus LPTQ, Camat Se- Kabupaten Tulungagung, pimpinan ormas Islam, para ulama, kyai, alim ulama, tokoh agama, dewan hakim, pembina, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara, melainkan sarana penting untuk membumikan Al-Qur’an dan memperkuat karakter masyarakat.
”Al-Qur’an tidak cukup hanya untuk dibaca dan dilantunkan dengan suara yang indah. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus kita pahami, kita hayati, dan kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kemenangan yang lebih utama adalah ketika setelah mengikuti MTQ, kita menjadi pribadi yang semakin dekat dengan Al-Qur’an dan semakin baik akhlaknya,” ujar Ahmad Baharudin.
Beliau juga menyoroti pentingnya peran Al-Qur’an sebagai benteng moral bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi. Diharapkan perhelatan ini melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus kuat secara spiritual.
Di akhir sambutannya, Ahmad Baharudin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap panitia, LPTQ, para ustadz/ustadzah, serta dewan hakim yang bertugas.
Beliau meminta agar pembinaan terhadap para qari, qariah, hafiz, dan hafizah terus dilakukan secara berkelanjutan demi mengharumkan nama Tulungagung di tingkat provinsi hingga internasional.
Acara penutupan sambutan ditandai dengan pembukaan resmi MTQ XXXII oleh Plt. Bupati. “Selamat bermusabaqah, junjung tinggi sportivitas, jaga ukhuwah dan silaturahmi, jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.
Semoga Allah SWT senantiasa menjadikan Kabupaten Tulungagung sebagai daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya.
(Suhari Othek)

