Scroll Untuk Lanjut Membaca

JOMBANG, Bangjo.co.id– Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menggelar Lomba Gerak Jalan Ngoro-Jombang (Rojo) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tahunan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kedisiplinan, mempererat kebersamaan, melatih kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Jombang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Gerak Jalan Rojo sebagai refleksi terhadap semangat perjuangan para pendahulu bangsa.

“Nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa, seperti pantang menyerah, disiplin, dan rela berjuang bersama, harus tercermin dalam setiap langkah para peserta. Ini merupakan salah satu bentuk penghormatan kita terhadap jasa para pahlawan,” ujar Bupati Jombang.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta, ikuti perlombaan ini dengan penuh semangat, bertanding secara sportif, hormati sesama peserta, dan patuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan. Tunjukkan disiplin, kekompakan, dan daya juang terbaik dari regu masing-masing,” tegasnya.

Selain aspek perlombaan, Bupati juga mengingatkan peserta untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama mengikuti perjalanan. Peserta diminta menjaga ketertiban di sepanjang jalur serta mengikuti arahan panitia maupun petugas medis.

Sementara itu, Ketua Panitia Gerak Jalan Rojo, Sri Surjati, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini mendapat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk kegiatan Rojo tahun ini, partisipasi peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan. Total peserta mencapai 162 regu maupun perorangan. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti 112 peserta,” kata Sri Surjati.

Ia menjelaskan, peserta tahun ini terdiri atas sejumlah kategori. Untuk kategori kehormatan terdapat 22 regu, regu putra 50 regu, dan regu putri 16 regu. Sementara peserta perorangan terdiri dari 60 putra dan 14 putri.

“Antusiasme peserta ini tentu menjadi hal yang menggembirakan. Gerak Jalan Rojo bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga bagaimana kita menjaga semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan persatuan,” ungkapnya.

Apresiasi khusus juga diberikan kepada peserta perorangan senior yang lahir pada 1955. Meski telah berusia lanjut, peserta tersebut tetap setia dan konsisten mengikuti Gerak Jalan Rojo dari tahun ke tahun.

“Keikutsertaan peserta senior ini menjadi inspirasi bagi kita semua. Semangatnya patut diapresiasi karena tetap konsisten berpartisipasi dan menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal batas usia,” tambah Sri Surjati.

Kelancaran pelaksanaan Gerak Jalan Rojo juga didukung oleh berbagai unsur. Pengamanan dan ketertiban lalu lintas melibatkan Polres Jombang, Kodim 0814 Jombang, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP.

Untuk pelayanan kesehatan, panitia melibatkan Dinas Kesehatan, RSUD Jombang, PMI, dan sejumlah tim medis. Sementara kebersihan sepanjang jalur menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup dengan dukungan seluruh OPD, para camat, pemerintah desa/kelurahan yang dilalui rute, relawan, sponsor, dan panitia penyelenggara.

Adapun rute Gerak Jalan Rojo tahun ini dimulai dari Pusdiklat Pramuka Ngoro, kemudian peserta melintasi Jalan Penanggungan, Jalan Raya Kandangan, Simpang Tiga Pulorejo, Jalan Raya Blimbing Pulorejo, Simpang Tiga Gerdu Laut, Jalan Raya Blimbing, Simpang Tiga Blimbing, Jalan Raya Ngoro-Jombang, Jalan Raya Cukir, Jalan Raya Diwek, Jalan Raya Ceweng, Jalan Raya Mojosongo, Jalan KH Hasyim Asy’ari, Simpang KH Wahid Hasyim, hingga Jalan KH Wahid Hasyim.

Peserta selanjutnya menyelesaikan perjalanan dengan garis finis di depan Plaza Telkom Jombang.

Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, Gerak Jalan Rojo diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga mampu menjadi momentum untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, kedisiplinan, gotong royong, dan kecintaan terhadap bangsa di Kabupaten Jombang.