JOMBANG, Bangjo.co.id— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang berkolaborasi dengan Bank Jatim menggelar kegiatan bazar Ramadan selama empat hari yang melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Kamis (5/2/2026) siang.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus memeriahkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Wundari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dengan mitra perbankan dalam mendukung pelaku usaha lokal.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang dengan Bank Jatim sebagai mitra kami. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses,” ujar Wor ditemui media ini di lokasi acara.
Ia menjelaskan, kegiatan bazar Ramadan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di lingkungan Dinas Pendidikan Jombang. Meski demikian, Bank Jatim sebelumnya telah beberapa kali menggelar kegiatan serupa di berbagai tempat setiap bulan Ramadan.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tidak hanya berupa bazar UMKM, tetapi juga diisi dengan sejumlah agenda lain. Acara pembukaan rencananya akan dihadiri sekaligus dilaunching oleh Bupati Jombang, H. Warsubi.
Selain itu, pada hari berikutnya juga akan digelar berbagai kegiatan lomba guna memeriahkan suasana Ramadan.
Sementara itu, pegawai Bank Jatim Cabang Jombang, Jaya selaku pelaksana Bazar Ramadan mengatakan, bazar tersebut sepenuhnya melibatkan para pelaku UMKM yang menampilkan berbagai produk makanan, minuman, serta kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
“Stan yang ada di kegiatan ini diisi oleh teman-teman UMKM. Harga yang ditawarkan juga relatif lebih terjangkau dibandingkan harga di luar. Misalnya 1 paket sembako dijual Rp85 ribu,” jelasnya.
Jaya menambahkan, keterlibatan Bank Jatim dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan UMKM di daerah.
“Kami tidak menyebutnya sebagai program CSR, tetapi lebih kepada kolaborasi antar mitra untuk mendukung UMKM,” pungkasnya.
Dalam bazar tersebut terdapat sekitar 30 stan yang mayoritas diisi oleh kelompok UMKM. Mereka menawarkan beragam produk olahan siap saji seperti keripik tempe, sambal, emping melinjo, kerupuk rambak, kerupuk bawang, kacang goreng, aneka minuman herbal hingga pakaian.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi dan relatif lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Melalui kegiatan bazar Ramadan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kabupaten Jombang dapat semakin berkembang serta memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk mempromosikan produk mereka kepada masyarakat.






