Scroll Untuk Lanjut Membaca

 

MOJOKERJO,bangjo.co.id

Bencana tanah longsor melanda kawasan Pacet, Mojokerto, tepatnya di Jalan Raya Sumber Brantas-Pacet, kawasan Watu Lumpang, Desa/Kecamatan Pacet. Longsor terjadi pada Kamis siang sekitar pukul 11.27 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Akibat kejadian ini, akses jalan utama yang menghubungkan Pacet dan Cangar, Kota Batu, tertutup total oleh material longsor berupa tanah, batu, dan pohon tumbang.

 

Kronologi longsor terjadi secara tiba-tiba saat beberapa kendaraan melintas di jalur tersebut. Dua mobil terdampak langsung akibat longsor ini, salah satunya adalah sebuah mobil pikap berwarna putih yang terguling dan terseret ke jurang. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, yang diidentifikasi sebagai Masjid Zatmo Setio (31), warga Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo. Tim SAR yang diterjunkan ke lokasi berhasil mengevakuasi jasad korban dari dalam kendaraan yang tertimpa material longsor.

 

Dalam kejadian tersebut upaya evakuasi dan penanganan tim gabungan dari BPBD Mojokerto, Basarnas, TNI, Polri, serta para relawan langsung dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi dan pembersihan material longsor. Kendati demikian, medan yang sulit serta cuaca yang masih kurang bersahabat membuat proses evakuasi berjalan dengan penuh tantangan.

 

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menyampaikan bahwa jalur Pacet-Cangar akan ditutup sementara hingga proses pembersihan selesai dan kondisi dinyatakan aman. Sementara itu, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif untuk menghindari risiko longsor susulan.

 

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama dengan pihak terkait tengah melakukan berbagai upaya pemulihan pasca-bencana. Selain membersihkan jalur yang terdampak, pemerintah juga berencana untuk memasang sistem peringatan dini guna mengantisipasi longsor di masa mendatang.

 

BMKG juga mengimbau warga dan wisatawan untuk tetap berhati-hati, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat yang hendak bepergian melalui jalur Pacet-Cangar diharapkan mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang sebelum melakukan perjalanan.

 

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan kesadaran akan mitigasi bencana dapat meningkat sehingga kejadian serupa dapat diantisipasi lebih baik di masa depan. Pemerintah dan masyarakat kini bergotong royong dalam mempercepat proses pemulihan agar aktivitas di kawasan Pacet kembali normal.(Ad1)